Halo Sahabat yang berhati baik, Ayah, Bunda, Kakak, dan Adik sekalian. Semoga hari ini hatimu sedang lapang, ya.
Pernahkah kamu berada di posisi ini?
- Sebagai Ibu Rumah Tangga, sudah lelah beres-beres rumah dan memasak seharian, tapi tidak ada satu pun anggota keluarga yang mengucapkan terima kasih.
- Sebagai anak sekolah, sudah tulus meminjamkan catatan dan membantu teman belajar, tapi saat kita butuh bantuan, mereka malah menjauh.
- Atau secara umum, kita sudah mencoba tersenyum dan membantu orang lain, tapi yang kita terima justru fitnah atau sikap cuek.
Rasanya sesak, ya? Ada rasa kecewa, sedih, dan mungkin terbersit tanya di dalam hati: "Untuk apa aku repot-repot jadi orang baik kalau akhirnya cuma bikin sakit hati?"
Tenang... tarik napas dalam-dalam, lalu embuskan perlahan.
Tahukah kamu? Allah SWT sangat mengerti rasa lelahmu itu. Di dalam Al-Qur'an, Allah memberikan sebuah jawaban yang sangat indah, seperti pelukan hangat untuk menyembuhkan hatimu yang terluka:
هَلْ جَزَاءُ الْإِحْسَانِ إِلَّا الْإِحْسَانُ
"Tidak ada balasan untuk kebaikan selain kebaikan (pula)." (QS. Ar-Rahman: 60)
Menanam Benih Kebaikan Tak Pernah Sia-Sia
Mari kita bayangkan kebaikan seperti menanam sebuah benih mangga.
Saat kita menanam benih tersebut, kita menyiramnya setiap hari dengan tulus. Namun, sayangnya, orang yang lewat di depan rumah kita justru merusak pagarnya atau mencoret-coret potnya. Kita merasa sedih.
Tapi ingatlah satu hal: Sikap buruk orang lain tidak akan pernah mengubah benih mangga itu menjadi pohon berduri. Benih itu akan tetap tumbuh menjadi pohon mangga yang manis dan rindang.
Begitu juga dengan kebaikanmu. Ketika kamu berbuat baik kepada seseorang, lalu dia membalasnya dengan keburukan, kebaikanmu tidak akan pernah hilang atau berubah menjadi sia-sia di mata Allah.
Mengirim "Tagihan" ke Alamat yang Salah
Kenapa kita sering kecewa? Sederhana saja: karena kita sering mengirimkan "tagihan" terima kasih atau penghargaan kepada manusia. Padahal, manusia itu tempatnya lemah dan sering lupa.
Mulai hari ini, yuk kita ubah cara pandang kita:
- Kirim "Tagihannya" ke Allah saja: Saat membantu orang lain, bisikkan dalam hati, "Ya Allah, aku lakukan ini karena-Mu, mohon catat ini sebagai pahalaku."
- Biarkan Allah yang Membayar: Balasan dari Allah itu kreatif dan luar biasa! Bisa jadi bukan berupa ucapan terima kasih dari orang tersebut, melainkan dalam bentuk:
- Anak-anak yang sehat dan penurut.
- Tubuh kita yang terhindar dari penyakit berbahaya.
- Hati yang selalu merasa tenang dan damai.
- Atau diselamatkan dari musibah di jalan raya tanpa kita sadari.
Pesan Hangat untuk Hari Ini
Untuk Ibu yang sedang lelah di dapur, untuk Ayah yang sedang kepanasan mencari nafkah, dan untuk adik-adik yang sedang berjuang di sekolah:
Jangan pernah lelah menjadi orang baik.
Jika manusia mengabaikanmu, ingatlah bahwa Allah selalu menatapmu dengan penuh kasih sayang. Kebaikan yang kamu tabur hari ini sedang dipersiapkan oleh Allah untuk kembali kepadamu dalam bentuk kejutan-kejutan indah yang tak terduga.
Tetap tersenyum, ya! Karena duniamu terlalu berharga untuk menjadi suram hanya karena sikap orang lain yang tidak tahu cara berterima kasih.
Semoga Allah senantiasa menjaga keikhlasan di hati kita semua. Amin.