Pernahkah Anda Terbangun Saat Matahari Sudah Terang?
Bayangkan situasi ini: Anda adalah seorang ibu yang semalaman begadang menjaga si kecil yang sedang tumbuh gigi, atau seorang anak sekolah yang belajar hingga larut malam demi ujian, atau mungkin seorang ayah yang baru pulang kerja larut malam.
Saat mata terbuka, astaga! Jam dinding sudah menunjukkan pukul 06.30 pagi. Matahari sudah bersinar terang di luar jendela.
Seketika itu juga, dada terasa sesak. Ada rasa bersalah yang teramat sangat menyergap hati. "Aduh, aku kesiangan sholat Subuh..." Bisikan putus asa pun mulai muncul, "Ah, sudah telat ini, sekalian saja tidak usah sholat."
Sahabat, jika Anda pernah berada di posisi ini, tolong tarik napas dalam-dalam, hembuskan, dan tenangkan hati Anda. Agama kita yang indah ini tidak sesempit itu.
Pesan Kasih Sayang dari Rasulullah ï·º
Tahukah Anda? Rasulullah ï·º, manusia paling mulia, sangat memahami sifat dasar kita sebagai manusia yang bisa lelah, lupa, dan tidak sengaja tertidur.
Dalam sebuah hadits yang sangat menyejukkan hati, beliau bersabda:
"Tertidur atau lalai dari shalat, maka hendaklah ia shalat ketika ia ingat. Karena Allah berfirman: 'Kerjakanlah shalat ketika ingat.'" (HR. Bukhari No. 597 & Muslim No. 684)
Melalui pesan ini, Rasulullah ï·º sedang memeluk kita dengan kelembutan. Beliau memberi tahu kita bahwa pintu dimaafkannya ketidaksengajaan selalu terbuka lebar.
Ketika kita tertidur tanpa sengaja, batas waktu sholat kita bergeser ke detik pertama saat kita terbangun dan mengingatnya. Itulah waktu Subuh kita yang "baru" di hari itu.
3 Langkah Mudah yang Harus Dilakukan Saat Kesiangan
Jadi, apa yang harus kita lakukan jika besok-besok (tanpa disengaja) kita kesiangan lagi? Yuk, ikuti langkah sederhana ini:
1. Jangan Tunda, Langsung Bangun!
Begitu mata melek dan sadar Anda kesiangan, jangan tarik selimut lagi. Jangan juga asyik membuka handphone terlebih dahulu. Segeralah beranjak ke kamar mandi.
2. Berwudhu dan Laksanakan Sholat
Ambil air wudhu dengan tenang, lalu sholatlah Subuh seperti biasa (dua rakaat). Sholat ini diniatkan sebagai qadha (mengganti) karena ketiduran. Allah Maha Tahu isi hati Anda yang sebenarnya ingin sholat tepat waktu.
3. Berdoa dan Berdamai dengan Diri Sendiri
Setelah salam, mintalah ampun kepada Allah atas kelemahan fisik kita. Jangan biarkan rasa bersalah membuat Anda merasa menjadi "hamba yang buruk". Allah menyukai hamba-Nya yang langsung kembali kepada-Nya begitu tersadar.
Menjaga Sholat adalah Tanda Cinta
Hubungan kita dengan Allah bukanlah hubungan antara majikan yang kejam dan buruh yang ketakutan. Hubungan kita adalah hubungan cinta antara Sang Pencipta yang Maha Penyayang dan hamba-Nya yang lemah.
Kesiangan karena benar-benar lelah adalah hal yang manusiawi. Yang tidak boleh adalah sengaja begadang untuk hal yang sia-sia, lalu sengaja memasang alarm siang hari agar tidak perlu sholat Subuh.
Yuk, kita saling menyemangati di rumah!
- Untuk para Ibu, jangan lelah membangunkan anggota keluarga dengan lembut.
- Untuk anak-anak sekolah, yuk kurangi begadang agar subuhnya tidak terlewat.
Tetaplah sholat, dalam kondisi apa pun. Karena sholat adalah tali penghubung kita dengan ketenangan hidup.
Semoga Allah memudahkan kita semua untuk selalu menjaga sholat kita. Amin ya Rabbal 'Alamin.