POSPERA: APH!! Di Desa Adi Luhur Kec Panca Jaya, Proyek Program Kotaku Jadi Keluan Masyarakat, di Duga Asal jadi Karena Sudah Rusak

PerintisNew.com MESUJI LAMPUNG Proyek Rigit beton Program Kotaku yang di kerjakan oleh Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) Desa Adi Luhur Kecamatan Panca Jaya Kabupaten Mesuji Lampung Anggaran Tahun 2021, diduga pekerjaan nya asal jadi.

Dimana Pekerjaan Drainase Rigit beton Program Kotaku ini mendapat sorotan dari DPC Anggota Posko Perjuangan Rakyat (POSPERA) Kabupaten Mesuji. Senin ( 27/12/21).

Bidang Humas DPC POSPERA Mesuji Hendra saat di Konfirmasi Media Mengatakan, hasil temuan di Desa Sp.6 Adi Luhur saat turun ke Lokasi, Lingkungan blok pasar Rt.001, Rk 003, Dalam Program Kotaku dengan nilai Rp. 538.732.000, Sumber Dana BDI dan Sumber dana BDI Rp. 534.448.000, Swadaya Masyarakat Rp. 4.284.000
Diduga pekerjaan proyek tersebut asal jadi.

Dilanjutkan nya sangat menyayang kan pekerjaan proyek Kotaku yang nilai cukup besar namun dikerjakan semaunya, jadi seakan-akan tidak memperhatikan kuwalitas pekerjaan. Proyek tersebut sebenarnya baru seumur jagung namun pekerjaan nya sudah banyak yang rusak, ditambah tidak ada kuwalitas pekerjaan, sehingga  banyak yang terkelupas, “terang Hendra

Mengapa di katakan asal jadi, menurut DPC Humas Posko Perjuangan Rakyat, pekerjaan tersebut seperti pakai lokalan pasirnya (material) dengan semen yang mungkin kurang dan batu jadi tidak matang saat pengadukan, sehingga menguntungkan orang- orang tertentu saja.

Diharapkan bagi penegak hukum (APH), dapat menindak lanjuti pemberitaan setiap media, namun apabila tidak ada tanggapan DPC POSPERA KABUPATEN MESUJI siap membuat laporan atau pengaduan ke Aparat Penegak Hukum (APH) dengan data-data yang kami miliki “jelas Hendra.”

Sebagai Kontrol Sosial DPC Posko Perjuangan Rakyat , akan membuat laporan Kegiatan Program Kotaku dengan anggaran 2021, Kejaksaan Negeri Menggala, Akan memberikan bukti-bukti yang di telah dimiliki dan kumpulkan” tutup hendra. (Red/budi)

Leave a comment

Your email address will not be published.